Diskripsi masalah
Seorang santri sebut saja AHMAD. Dia pernah mendengarkan cerita dari salah seorang gurunya sebut saja SA di waktu ia sekolah. SA bercerita bahwa dirinya saat sowan pada salah seorang kiai terkenal di kecamatan pragaan pernah diceritai oleh kiai tersebut bahwa dirinya pernah bermimpi syaikhana MOH KHOLIL BIN ABD LATIF yang terkenal kewaliaannya. Dalam mimpi tersebut dirasakan olehnya seperti berada di alam nyata sedang berbincang-bincang dengan syaikana. Mendengar cerita tersebut, Ahmad akhirnya timbul sebuah pertanyaan, Apakah didalam mimpi itu benar- syaikhana Moh kholil? Atau hanya bunga tidur belaka yang tak ubahnya bumbu rempahnya (منام) mimpi.
Pertanyaan :
1. Bisakah setan menyerupai salah seorang dari wali-walinya Allah.?
Jawaban :
Tidak bisa, sebagaimana setan tidak bisa menyerupai nabi Muhammad saw
تنوير القلوب للشيخ محمد امين الكردى النقشبندى ص : 520
وعن شيخ الشيوخ العارف السهروردى الشافعى في العوارف في باب صلاة اهل القرب مثله (فان قلت) قد يجوز ان الشيطان يتمثل بسورة الولي (قلت) لا, فقد ذكر العلامة السفيري الحلبي من الشافعية في شرح البخاري عند قوله : ثم حبب اليه الخلاء : أن الشيطان كما لا يقدر ان يتمثل بصورة النبي صلى الله عليه وسلم لايقدر ان يتمثل بصورة الولي الكامل ايضا اه